Pada suatu hari yang tenang di suatu tempat jauh nun di sana… Hiduplah…
STOP!! INI BUKAN FAIRYTALES!!
Here we go…
Di suatu tempat yang jelas bukan di Bumi, terlihat Heimdall; sedang mencari Gjallarnya yang hilang. Karena bila Gjallar miliknya tidak ditemukan dan bahkan ‘disalahgunakan’; hukumannya pun kena dia juga.
“Gawat, ini pasti kerjaannya Loki sang penipu. Hari ini juga ulang tahun Odin kan?? Kan keberapa yah…? 2879 kali yah? Aduh, aku lupa”
“Sudahlah, yang penting ke Valhalla dulu, urusan Gjallar bisa nanti” ujarnya sambil pergi ke Valhalla untuk menghadiri apacara ulang tahunnya Odin.
Sementara Hallimdor…
“Xixixixi, Aku berhasil mendapatkan Gjallar ini, siapa suruh di tua itu malah tidur sementara Gjallarnya tidak dijaga” ujar Hallimdor kecil sambil menenteng Gjallar itu di pinggangnya dengan wajah usilnya yang khas.
“Coba-coba dikit aaah~” Hallimdor dengan polosnya meniup Gjallar itu sekuat tenaga, namun??
“BReEeEeEeEeEeETREeEeETT…breEeEeeett…preeeeet….prieet….priiiieeeettttttttt…”
Ternyata menghasilkan suara yang amat-sangat-aneh-nan-memalukan saudara-saudara!! Apalagi ini adalah Gjallar, pastinya… Terdengar kemana-mana… Berarti Seluruh Asgard juga mendengar.
[Asgard adalah dunia para dewa yang terbagi menjadi 12 bagian,Valhalla bagian Odin,Thrudheim bagian Thor, Breidablik milik Baldr, Niflheim,Alfheim,dll dsb soalnya banyak]
Dan untungnya ini Angel yang meniup, coba bayangkan Heimdall sendiri yang meniupnya, pasti sampai ke Bumi. Tapi sama saja, seluruh Asgard mendengar… Berarti Odin dan kawan-kawan juga!!!
Wajah Hallimdor memerah alhasil meniup dengan sekuat tenaga [tapi apa daya, kekuatannya tidak sebesar Heimdall]. “Su-susah… Tapi engga apa-apa juga sih, hehehehe… Suaranya lucu banget” ujar Hallimdor sambil ketawa ngakak sambil sesekali terbatuk karena telah menghasilkan suara yang ‘lucu’ itu.
Sementara di Valhalla… Acara ulang tahun Odin sedang diselenggarakan di sana. Semua dewa-dewi hadir; Hallimdor belum jadi Dewa sempurna, makanya tidak ikutan, lagipula masih kecil <_<; terkaget-kaget. Mulai dari Thor, Freya, Heimdall, Hel, Frigg, dan masih banyak lagi; tidak ketinggalan Loki yang sedang menyamar jadi… Entahlah, mungkin jadi cangkir? Ato piring?
Odin kebingungan, Valkyrie juga. Valkyrie mendekati tuannya, Odin- dan bertanya, “Apa yang barusan terjadi?”. Berbeda dengan yang lain. Yang lain malah mati-matian menahan tawa akibat perbuatan dewa cilik itu. Tapi mau apa dikata, mungkin memang suara yang dihasilkan amat-sangat-lucu. Kurang lebih 5 detik kemudian, semuanya tidak tahan.
“GYAHAHAHAHAHA!!!!”
“MWAHAHAHAHA!!!”
“WAKAKAKAKAKAK!!!”
“BWAHAHAHAHAHA!!!”
Semuanya tertawa. SEMUANYA. Membuat Odin malu. Seketika itu amarahnya memuncak.
“A-apa itu?! Siapa yang melakukan perbuatan memalukan ini!!” geram Odin sambil meraih Mjollnir milik Thor yang duduk tepat di sebelahnya, membuat Thor kaget melihat Mjollnirnya diambil dan…
Dilempar!
Mjollnir itu melesat dengan cepat, menghancurkan apa saja yang menghalanginya, tapi sepertinya belum cukup keras untuk…
Menyadarkan otak sang Hallimdor.
BLETAK!!!
Hallimdor rupanya menjadi sasaran Mjollnir yang sedang melesat itu, dahinya rupanya mempunyai tulisan ‘pukul aku’ yang hanya terlihat oleh Mjollnir.
Alhasil, Hallimdor langsung pingsan, dengan Gjallar yang masih dipegangnya…
Thor yang masih sayang dengan Mjollnir-nya langsung mengikuti arah terbangnya Mjollnir dengan mengendarai Sleipnir, dan akhirnya…
“Putri bungsu Hel kenapa ada di sini?? Mjollnir-ku juga, loh? Gjallar??” seru Thor yang melihat korban dan barang-barang di sekitarnya, memilih untuk membawa Hallimdor dan Gjallar kembali ke Valhalla tentunya, setelah menyarungkan Mjollnir-nya kembali.
Sesampainya di Valhalla…
Thor tiba di Valhalla, ia turun dari Sleipnir dan berjalan ke arah perkumpulan, tidak melupakan ‘barang bawaannya’.
Thor langsung melempar Hallimdor yang masih pingsan dan Gjallar-nya ke lantai, membuat Hallimdor terusik.
“Heimdall, ada penjelasan?” tanya Thor. Odin pun memandangi Heimdall. Heimdal yang panik dan ketakutan segera mencari alibi.
“Err… Be-begini… Sepertinya saya mabuk dan ketiduran, lalu… Mungkin saat itu dia mengambilnya… Eng…” jawab Heimdall gelagapan.
Namun Heimdall terselamatkan, saat Hallimdor terbangun.
“Hoaamh… Tadi suara Gjallar yang kutiup lucu deh~ Eh!! OH IYA!?! Tadi siapa yang nimpuk aku?? Sial, kena kepalaku, sakit banget!! Pasti yang nimpuk itu kayak *** & *****. Ah, ini dimana yah…? Dan…!!!!” Hallimdor secara terang-terangan mengutarakan apa yang dipikirkan tanpa memperhatikan sekelilingnya, mengusap dahinya yang kena timpuk Mjollnir. Menghina sang dewa yang jelas-jelas berada di depannya.
“ANAK ******!!! AKU AKAN MENGHUKUMMU DENGAN MENGASINGKANMU KE BUMI SEBAGAI MANUSIA!! KAU AKAN BELAJAR DI BUMI NANTI!!” seru Odin geram, belum pernah dia dihina seperti ini.
“Tunggu dulu… Tapi selama 1000 tahun ini belum ada hiburan yang sangat baik, tanya saja ke yang lain, mereka pasti baru kali ini dihibur seperti ini, lagipula kerja selama 100 tahun tanpa hiburan seperti ini menyiksa” ujar Thor bijak.
“Sebaiknya, jadikan dia Demi-God[red. Setengah dewa], dengan begitu, kekuatannya tidak akan seperti yang sekarang, dan…”
“… Gunakan Mjollnir ini sebagai bekalmu di Bumi” ujar Thor sambil menyerahkan Mjollnirnya. Hallimdor kebingungan, tanpa sempat bertanya, cahaya putih sudah mengelilingi Hallimdor. Meninggalkan Gjallar di lantai batu Valhalla…
©Deathstroke for the story~
Oktober 5, 2007 pukul 2:50 pm
anoo…emangnja fan fitjtion tentang loki bisa mendjoeal jak…???
terakhirnja ndak happj ending see…???
Oktober 7, 2007 pukul 1:46 pm
Hmm… ini fanfic RO?
Agak unik sih.
Oktober 9, 2007 pukul 8:38 am
weleuh ~~” d kirim ke bumi sebagai demi god…… sama aja dgn bikin odin ke 2
sekedar tahu aja, odin dan loki demigod bukan dewa asgard murni, makanya jd kepala dewa krn mampu mengembangkan kekuatan mereka (manusia dapat berkembang tidak seperti dewa yg statis)
Oktober 10, 2007 pukul 1:01 am
hhohohoho stuju dgn kakek
Oktober 10, 2007 pukul 2:58 am
Hweee, keren!
Walaupun ga gitu ngerti..
Oktober 10, 2007 pukul 8:31 am
Maaf2, abisnya ini copas dari DS, benernya yang ngetik juga gak ngerti apa-apa :swt: [diinjek sekampung]
Riiya udah pernah baca kan? :p ini fanficnya si DS, adanya di tengah2 [dan anak ini kerajinan buat ngubek2 21 halaman buat nyari nih chapter]
November 3, 2007 pukul 2:42 pm
ampon DJ xD;;;
mana di revisi bahasanya…. hwhwh chap kesayangan ya?
bisa diakui gaya bahasa gw tu bener2 ancur sih, trus tu fic chapter terakhir yg gw post tu…. bener2 keluar dari cerita dan low quality abis.
;_;” gw lagi sakit flu berat waktu ngerjainnya…
ugh… lanjutin lagi kaga….. hwhwh fanfic itu…