A Life that Full of Blood

November 7, 2007 oleh dreamcreator

— Padang Pasir Sograt —

Sang Assassin tertawa kecil.

“Jangan meremehkan ketua, dia sudah memperkirakan bahwa kau akan menyerangku, maka dari itu…”
“Semuanya! Serang dia”

Para Assassin itu melesat ke arah Angel dengan kecepatan yang tinggi, diperintah Assassin yang sepertinya merupakan ketua dari kumpulan Assassin itu.

“Humph…”

Angel langsung melompat ke atas guna menghindari tebasan Katar yang datang bertubi-tubi.

“D-diia di atas!!” Seru seseorang di antara mereka.

Angel hanya tersenyum tipis, ia mendarat di belakang salah satu Assassin tersebut.

“Perhatikan punggungmu, itu peraturan dasar dalam sebuah pertarungan.”

Angel menghantamkan Mjollnir-nya ke arah punggung salah satu Assassin tersebut hingga Assassin itu memuntahkan darah dari mulutnya dan tumbang.

Blood…

Should I…?

Oktober 8, 2007 oleh dreamcreator

Seorang Priestess berumur kurang lebih 20 tahun dengan rambut kuning pucat dan mata merah, serta ekspresi cuek yang menghiasi tampangnya sedang bersender di pilar di sekitar kolam Morroc.

Tempat yang cukup ramai oleh anak-anak karena di sana ada seorang penjual es krim, yang menjawab semua keinginan anak-anak di Morroc yang panas.

Setelah itu…?

The Devil Angel

Oktober 7, 2007 oleh dreamcreator

Terdengar suara tangisan bayi di rumah sakit Prontera yang megah. Tepatnya, di depan rumah sakit itu.

Bayi mungil tak berdosa, sedang menangis di depan rumah sakit itu, menarik perhatian seorang perawat dan dokter yang kebetulan mendengarnya.

Ketika digendong oleh sang perawat, bayi itu tidak menangis lagi, melainkan tersenyum memamerkan gigi taringnya yang panjang. Dan membuka matanya.

Bola mata yang berwarna merah darah menatap mereka dengan senang, sebagaimana tatapan polos seorang bayi terhadap sang orang tua.

Berambut kuning pucat, berkulit putih pucat, bermata merah, dengan taring yang menghiasi bibir mungilnya.

Perawat dan dokter itu saling bertatapan, kebingungan. Pertanyaan-pertanyaan bermunculan di kepala mereka

“Siapa anak ini?”
“Siapa orang yang tega membuangnya?”
“… Kenapa mata anak ini berwarna merah darah…?”

Dan yang lebih menarik perhatian mereka…

Palu dewa yang terbaring di sebelah bayi itu, yang hanya muncul di buku cerita.

Mjollnir.

Lalu…

An Ex-God, A Demi-God

Oktober 5, 2007 oleh dreamcreator

Pada suatu hari yang tenang di suatu tempat jauh nun di sana… Hiduplah…

STOP!! INI BUKAN FAIRYTALES!!

Here we go…

OK, mulai

Hello world!

Oktober 5, 2007 oleh dreamcreator

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!